
Habis ngobrol ama tukang sablon di republiksablon soal bagaimana caranya sablon dengan teknik manual? Dari penjelasannya ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam teknik sablon manual. Namanya juga manual jadi dilakukan secara manual dan butuh lebih lama dibandingkan dengan teknik sablon digital.
Berikut ini beberapa tahapan yang perlu disimak jika ingin mengerjakan atau ingin sekadar mengetahui bagaimana caranya teknik sablon secara manual, antara lain:
1. Setting Desain Kaos
Pada tahap awal ini biasanya dilakukan seseorang yang telah mengerti desain. Soalnya, seseoarang tersebut bakal mengedit desain kaos menjadi film sablon atau klise film sablon yang siap dicetak sablon. Dalam pengerjaannya desain harus di proses melalui pecah warna atau separasi warna tergantung desain kaosnya bisa berupa sablon vektor atau berupa sablon raster, anda bisa membuat pecah warna menggunakan program coreldraw atau photoshop.
2. pengolesan minyak Goreng
Setelah desain diprint dengan menggunakan tinta laser lalu kertas tersebut diolesi minyak goreng. Hal ini dilakukan agar goreng, hal ini dilakukan agar kertas pada gambar akan tembus sinar saat pembuatan film pada screen.
3. Tahap pra-afdruk
Dalam pengerjaan diperlukan pembersihan seperti sabun colek ,air ,kain spon. cuci screen sablon menggunakan air dan sabun kemudian di lap dengan menggunakan kain spon. setelah bersih, screen harus dikeringkan dengan menjemurnya di sinar matahari, hal ini perlu karena sebelum di afdruk screen harus benar-benar bersih dan kering.
3. Tahap afdruk
Usai screen benar kering setelah dicuci (dibersihkan) lalu kain screen diolesi obat afduk cairan merah dan putih sedikit demi sedikit pada screen dan ratakan setipis-tipisnya, kemudian screen dikeringkan dengan menggunakan kipas angin atau hairdryer. Proses pengeringan ini screen tidak boleh terkena sinar matahari secara langsung, untuk itu dianjurkan pengeringan di ruang tertutup/gelap.
4. Tahap pembakaran screen
Langkah selanjutnya adalah menyiapkan materi seperti kaca, desain kaos yg telah diedit, screen, busa screen, papan. Ambil Papan , taruh busa di atas papan lalu ambil screen yang telah kita siapkan kemudian taruh screen lalu letakkan gambar (hasil desian) yang telah diolesi minyak goreng dan tempel diatas screen.
Seusai itu, screen disinari dengan sinar matahari. didalam penyinaran waktu yang dibutuhkan antara 15 sampai 20 detik (tergantung panas dan tidaknya terik matahari) karena jika terlalu lama dalam penyinaran, pemfilm-an screen akan gagal atau sulit untuk ditembus.
5. Penyemprotan screen
Berikutnya adalah kembali melakukan pembersihan screen dari bekas obat. Dalam pencucian membutuhkan alat penyemprot, biasanya menggunakan semprotan untuk memandikan burung, alat ini digunakan untuk membuka desain atau gambar yang terdapat pada screen.
6.Tahap penyablonan
Pada tahap ini, alat-alat yang dibutuhkan antara lain: screen (yang telah difilm),cat, meja sablon (jika diperlukan, rake l(alat penggesut), bahan (kaos). Ambil screen dan setelah itu taruh kain yang akan disablon diatas meja, tuang cat pada screen secukupnya kemudian gesut menggunakan rakel. maka jadilah hasil sablonan.
6. Finishing
Setelah kaos selesai disablon lalu lakukan pengepresan dengan menggunakan mesin press. Hal ini perlu dilakukan dengan proses press yang suhunya diatas 100 derajat agar kadar air yang terdapat dalam cat sablon hilang dan tentunya akan menghasilkan kualitas sablon yang lebih rapat dan akan terasa halus jika diraba.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar